Berita

Penderita Gizi Kurang di Pulau 9 Akhirnya di rujuk ke RSUD Sinjai

Irwan penderita gizi kurang di Dusun Pulau Katindoang, Desa Pulau Persatuan, Kecamatan Pulau Sembilan akhirnya di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai. Langkah ini dilakukan agar pria berusia 24 tahun itu mendapat pelayanan kesehatan.

Kepala Puskesmas Pulau Sembilan, Agus Salim mengaku sempat mendapat penolakan dari pihak keluarga untuk merujuk ke rumah sakit. Namun, pihaknya terus memberikan edukasi hingga mendapat persetujuan rujukan.

Sejumlah persyaratan dokumen yang belum dimiliki Irwan pun dilengkapi. Mulai dari Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), hingga kartu BPJS Kesehatan.

Proses pengurusan dokumen itu selesai dengan waktu yang cepat. Dengan melibatkan semua instansi terkait. Hanya saja, proses rujukan baru dilakukan karena jadwal dokter ahli fisioterapi berhalangan dua pekan lalu.

“Sudah lama selesai semua kebutuhan administrasinya, tapi karena dokter ahli berhalangan, jadi baru hari ini kami rujuk,” jelas Agus, Sabtu (28/11/2020).

Proses rujukan dari Pulau Sembilan ke RSUD Sinjai sendiri didampingi oleh petugas home care dan penanggung jawab dusun Puskesmas Pulau Sembilan.

Program home care home visit sendiri merupakan program unggulan Pemkab Sinjai di bawah kepemimpinan Bupati, Andi Seto Asapa (ASA). 

Melalui program ini, keberadaan Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan dalam gedung, melainkan meningkatkan akses layanan kesehatan dengan cara mendatangi warga di rumah-rumah mereka.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), mengatakan pelayanan kesehatan melalui program Home Care dan Home Visit direalisasikan untuk meningkatkan kondisi kesehatan pasien.

“Pemerintah harus hadir dalam memastikan kondisi kesehatan warga secara berkesinambungan dan konprehensif. Karena itu melalui program Home Care dan Home Visit ini saya berharap petugas kesehatan kita rutin berkunjung langsung ke rumah-rumah warga terkhusus bagi pasien memiliki riwayat penyakit dan telah menjalani perawatan di Puskesemas atau rumah sakit,” kata ASA.

Guna mengoptimalkan pelayanan kesehatan metode door to door dalam program Home Care Home Visit, Pemkab Sinjai melalui Dinas Kesehatan setempat menugaskan tenaga kesehatan di masing-masing dusun dan desa. 

Penanggung jawab dusun dan tim terpadu Home Care seperti dokter, perawat, bidan, laboratorium dan farmasi pun intens melakukan kunjungan demi memastikan kondisi kesehatan warga di wilayah kerja mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *